BUKU HARIAN 1

"Hey? Kamu kenapa?" Rasa penasaran buku harianku telah tiba pada puncaknya. 
"Memangnya aku kenapa?" 
"Aku merasakan semua perasaanmu malam ini"
"Merasakan apa?" 
"Tulisan-tulisanmu berat sekali akhir-akhir ini"
Aku mengingat semua apa yang sudah aku ceritakan kepada dirinya. Aku mencoba mengulang apa yang sudah aku ikat bersamanya. Aku mencoba mengukur sejauh mana perjalananku yang ditemani olehnya. 

"Aku tidak pernah menceritakan itu dengan berat. Dimana letak beratnya?" Tanyaku setelahnya.
"Sungguh?" Entah mengapa kali ini aku merasakan rasa penasarannya begitu .... apa ya? Berat mungkin. 

"Aku bersungguh-sungguh" ucapku yakin. 
"Ah sudahlah" 
"Kenapa?" Dia hanya diam dan berpaling dariku. "Mengapa kamu diam?"
"Aku tidak yakin. Seperti dirimu"
"Hah?"

Komentar

Postingan Populer