361/365
Bagaimana? Sudah tepat perasaanmu?
Pertanyaan itu menari riang di dalam semua relung pikirku. Apa yang sebenarnya sedang disiapkan Tuhan untukku?
Jangan minta aku meyakini bahwa yang Tuhan siapkan adalah yang paling baik diantara yang terbaik. Karena aku sudah membawa itu sampai sejauh ini. Jadi aku pasti tahu Tuhan selalu saja begitu.
Yang aku perlu tanyakan, sampai kapan? Apakah aku harus berdiri lebih lama lagi? Atau diizinkan merebahkan badan di atas semua keluh itu? Atau diharuskan bangkit dan berjalan? Apa yamg harus aku siapkan?
Aku kosong saat ini. Tidak ada lagi yang bisa aku jadikan pegangan dan jaminan. Sekarang? Bagaimana Tuhan?

Komentar
Posting Komentar