363/365

"Udaranya dingin!" Adik kecil yang sedang duduk di sampingku bersama orangtuanya sejak tadi, mulai mengeluhkan antrian panjang ini. 

Aku ingin sekali mengiyakan semua yang dirasakannya. Ingin sekali mendukung apa yang sedang ia keluhkan. Sehingga menjadi obrolan bersama yang nanti sedikit menghibur di jauhnya nomor kami di panggil. 
Namun, begitulah manusia. Keinginan yang ringan seperti ini saja masih ragu dan enggan merealisasikan. Bagaimana akan menghadapi semua gelap di depan? Bagaimana akan mencari sebatang lilin di kerumunan gulita yang menggenggam? Bagaimana akan memilih dan membuka pintu keluar yang benar? 

Komentar

Postingan Populer